Wisata

Kali Pertama, Hari Raya Nyepi di Bali Melarang Menggunakan Internet

  • by wanda
  • Selasa / 14:22:14 / 2018-03-06
  • 181

Palembangpro.com -  Berdasarkan surat edaran Gubernur Bali, nomor 003.1/80444/PKAP/BKD pada 07 Desember 2017 terkait Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali 2018. Serta Keputusan Pesamuhan Madya Parisada Hidu Dharma Indonesia Provinsi Bali, sehubungan pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1940. Kepala Kementrian Agama Provinsi Bali dan jajaran lainnya, menetapkan aturan-aturan khusus untuk perayaan tersebut.

Salah satu hasil keputusan yang akan menjadi aturan saat Nyepi berlangsung, yaitu provider penyedia jasa seluler diharapkan untuk mematikan data seluler (intenet) dari hari Sabtu, 17 Maret 2018 pukul 06.00 WITA sampai dengan Minggu, 18 Maret 2018 pukul 06.00 WITA.

Untuk itu, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, menyampaikan pada Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo), supaya menonaktifkan sementara jaringan internet selama Hari Raya Nyepi berlangsung. Hal ini dilakukan, agar momen selama perayaan tersebut tidak terganggu.

“PHDI telah meminta kepada Kominfo dalam pelaksanaan Nyepi layanan internet dihentikan untuk daerah Bali,” kata Ketua PHDI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Sudiana.

Keputusan atau peraturan lainnya adalah bagi umat Hindu dalam melaksanakan perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1940, meliputi Melis, Pengerupukan, Sipeng (Catur Bratha Penyepian) dan Ngembak Gni dengan khusyuk sesuai pedoman PHDI. Bagi umat lainnya wajib menjaga dan menghormati kesucian Hari Raya Suci Nyepi. Lembaga penyiaran radio dan televisi tidak diperkenankan untuk bersiaran selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi 17 Maret 2018 dari pukul 06.00 WITA sampai dengan Minggu, 18 Maret 2018 pukul 06.00 WITA.

Kemudian, masyarakat tidak diperkenankan menyalakan bunyi-bunyian. Tidak diperkenankan menyelenggarakan paket Hiburan Nyepi bagi hotel-hotel dan penyedia jasa hiburan lainnya di Bali. Prajuru Desa Pakraman dan lainnya bertanggung jawab mengamankan rangkaian Hari Raya Suci Nyepi di wilayahnya masing-masing. Dan majelis-majelis agama dan keagamaan serta instasi terkait, agar mensosialisasikan seruan ini kepada selurih umat beragam di Bali.

Menariknya, Hari Raya Nyepi 2018 kali ini bersamaan dengan Hari Raya Saraswati, yakni Sanisca Kliwon Watugunung.


    Bagikan Artikel