Terorisme, Isu yang Sangat Diwaspadai Kepolisian Jelang Pemilu 2019

Terorisme, Isu yang Sangat Diwaspadai Kepolisian Jelang Pemilu 2019

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan ancaman terorisme pada Pemilu 2019 merupakan salah satu isu yang sangat diwaspadai oleh kepolisian.

Hal itu dikeranakan, lanjut Dedi, belajar dari peristiwa aksi terorisme yang terjadi di Sibolga. "Karena pasca kejadian di Sibolga dan Penangkapan yang dilakukan di wilayah Jawa Barat, Jateng dan Jatim itu menunjukan mereka juga akan terjadi," ujarnya di Jakarta, Sabtu 13 April 2019.

"Kepolisian tentunya akan menungkatkan kewaspadaan," lanjutnya.

Walau begitu, kata Dedi, potensi ancaman tertinggi dalam Pemilu 2019 adalah resiko konflik sosial. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau agar mengantisipasi hal tersebut.

"Konflik sosial ini harus diantisipasi dan dimitigasi secara maksimal oleh aparat Kepolisian, baik dari tingkat Polres maupun Polda," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemetaan dengan jumlah personil untuk melakukan mitigasi potensi konflik ini. Kemudian, daerah-daerah yang rawan akan terjadi konflik mulai dari tingkat kabupaten sampai wilayah provinsi.

"Di tingkat kabupaten sudah ada, dari mulai Tangerang Selatan sampai dengan paling terakhir itu daerah Yogya," imbuhnya.

"Kemudian untuk diwilayah provinsi itu dari mulai Maluku Utara, Papua sampai dengan DKI Jakarta juga salah satu yang menjadi potensi kerawanan itu," sambungnya.


Komentar