Babak Baru Musda Kahmi Kota Palembang 2019
Pertemuan dan SilaturaHMI Ketua Pengarah dan Ketua Pelaksana Musda Kahmi
Pertemuan dan SilaturaHMI Ketua Pengarah...

Babak Baru Musda Kahmi Kota Palembang 2019

PALEMBANG, Palembangpro.com - Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Kota Palembang akan segera melaksanakan Musyawarah Daerah tahun 2019 sesuai surat keputusan Nomor : Ist/KPTS/MD-Kahmi/VI/2019. 

"MD Kahmi Kota mengamanahkan dan menunjuk  saudara Ambo Intang,ST.MT selaku Ketu Pengarah (SC) dan Yoga Sugama,S.Ag.MH sebagai Ketua Pelaksana (OC) dalam rapat bertempat disekretariat MD Kahmi Kota, Jalan Soak Simpur Palembang (11/06/2019).

"Insya' Allah dalam waktu dekat kami akan mengundang rapat kepanitian secepatnya, sembari silaturaHMI dengan MW Kahmi Wilayah Sumsel yang kabarnya sudah mengeluarkan surat keputusan carateker terhadap MD Kahmi Kota Palembang", terang Yoga

"Bagi kami kepengurusan MD Kahmi Kota masih eksis dan solid untuk segera mengadakan Musda karena Kahmi merupakan organisasi kekeluargaan untuk menjalin silaturaHMi antar dan Internal alumni HMI Cabang Palembang", Tegasnya

Ambo Intang, selaku ketua panitia pengarah yang juga salah satu ketua MD Kahmi menyatakan "Carateker itu adalah bentuk pembunuhan karakter (character assassination) bagi kepengurusan MD Kahmi Kota dan Inskonstitusional. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kahmi tidak mengenal istilah carateker, lagian semestiya MW Kahmi Wilayah Sumsel seharusnya mengadakan pendekatan kekeluargaan sebelum mengeluarkan Surat Keputusan carateker".

"Panggil atau beri surat peringatan secara bertahap pada MD Kahmi kota, kalau mau berorganisasi yg sesuai aturan dan etika berorganisasi. Sudahlah ! beri kewenangan bagi MD Kahmi Kota melaksanakan amanah kepengurusan terakhir secara elegan dan bermartabat, jangan sampai MD Kahmi Kota terpecah oleh ego kepentingan sesat dan sesaat". ujar Ambo yang juga Dekan Fakultas Teknik Universitas Taman Siswa Palembang

Sementara Reslawati salaku mantan Ketua Kohati HMi Cabang Palembang ketika dihubungi palembangpro.com by phone mengatakan "Seharusnya KAHMI Wilayah Sumsel terlebih dahulu memanggil KAHMI kota untukduduk bersama secara kekeluargaan, sebelumm mengeluarkan surat carateker. Bahkan harus memperingatkan terlebih dahulu pada MD KAHMI Kota. Jika sampai 3 kali surat dilayangkan KAHMI kota tak bergeming, maka KAHMI wilayah baru mengeluarkan surat carateker. jika prosedur itu tak dilalui maka surat itu cacat hukum.

"Apalagi KAHMI kota sudah beritikad baik dan bergeliat kembali untuk mengadakan musda bahkan surat keputusan pembentukan kepanitiaan sudah ditandatangi. Sehingga carateker segeranya sudah bisa dibatalkan" terang Resla

"Jika musda dilaksanakan oleh KAHMI kota dan carateker mengadakan juga musda, maka akan terjadi dualisme kepemimpinan di tingkat KAHMI kota Palembang dan kedua-duanya yg terpilih adalah illegal. Karena dalam aturan organisasi KAHMI tidak ada yang namanya carateker" Pungkasnya 

Sekretaris Umum MW Kahmi Wilayah Sumsel, Aryantodina,SE Menerangkan "Semalam (16/06/2019) saudara yoga selaku Ketua Panpel Musda bersilaturaHMi kerumah dan menjelaskan duduk persoalan secara detail, Insya' Allah segera akan saya fasilitasi untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan damai"

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan saya sampaikan juga pada para carateker yang telah dibentuk oleh Kahmi Wilayah" tutupnya


Komentar